Panduan Lengkap Membangun di Kavling Komersial: Kenali KDB, KLB, GSB, dan Aturannya

2/10/20261 min read

Membangun bangunan di kavling komersial—seperti gedung perkantoran, restoran, atau ruang usaha lainnya—bukan sekadar soal desain yang estetik dan fungsi yang maksimal. Ada aturan main tata kota yang wajib dipatuhi agar investasi Anda aman secara hukum dan tidak terhambat masalah perizinan (PBG/IMB) di kemudian hari.

Sebelum mulai menggambar denah, pastikan Anda memahami empat istilah krusial dalam regulasi properti berikut ini.

1. KDB (Koefisien Dasar Bangunan)

KDB adalah persentase maksimum luas lantai dasar bangunan yang boleh menutupi lahan. Aturan ini ada untuk memastikan setiap kavling tetap memiliki area resapan air dan sirkulasi udara yang baik.

  • Rumus: Luas Bangunan Lantai Dasar Maksimum = KDB (%) × Luas Tanah

  • Contoh: Jika Anda memiliki tanah 500 m² dengan KDB 60%, maka luas maksimal lantai dasar adalah 300 m². Sisa lahan 200 m² harus dibiarkan terbuka untuk taman atau parkir.

2. KLB (Koefisien Lantai Bangunan)

Jika KDB mengatur luas tapak di tanah, KLB mengatur total luas seluruh lantai (luas bangunan secara keseluruhan ke atas). Ini adalah instrumen kontrol kepadatan bangunan di suatu wilayah.

  • Rumus: Total Luas Seluruh Lantai = KLB (angka) × Luas Tanah

  • Contoh: Dengan tanah 500 m² dan KLB 2,4, total luas bangunan yang boleh dibangun adalah 1.200 m².

Tips: Anda bisa membagi total luas ini ke beberapa lantai. Jika lantai dasar Anda 300 m², maka Anda bisa membangun hingga 4 lantai (4 x 300 = 1.200).

3. GSB (Garis Sempadan Bangunan)

GSB adalah "garis batas" yang menentukan jarak minimal bangunan dari pinggir jalan atau batas lahan tetangga. Tujuannya adalah demi keamanan, estetika, dan ruang untuk utilitas kota (seperti kabel listrik atau pipa air).

  • Penerapan: Jika GSB depan ditetapkan 6 meter, berarti bangunan Anda baru boleh berdiri minimal 6 meter ditarik mundur dari batas jalan.

  • Dampaknya: Area GSB ini biasanya digunakan untuk area parkir terbuka atau taman depan.

4. Ketinggian Bangunan

Selain luas, pemerintah juga membatasi seberapa tinggi bangunan boleh berdiri. Batasan ini biasanya dinyatakan dalam jumlah lantai maksimal atau meter. Aturan ini dipengaruhi oleh lebar jalan (rumus sky angle) dan zona keselamatan penerbangan jika dekat bandara.

Konsultasi Gratis untuk Perencanaan Kavling Anda

Hubungi Kami (WhatsApp/Telp) : 087810011919